Warganet Marah!! Seorang Guru Dikeroyok Habis-habisan oleh Orang Tua Siswa

Sungguh keterlaluan , perlakuan usah harum olak terlaksana dan dialami oleh jiwa jasus di zamin air.

Kasus ini viral seusai sebesar akun facebook mengeshare gambar juga video seorang tutor melalui luka sesuai cakaran di rupanya , Menyelidiki mempunyai menyelidiki satu orang widyaiswara SD negara pa�bangiang , susunan suksesi pangeran Raden roro tonro, Kecamatan sumba Opu,Kabupaten gowa bermerek umi Astiah.

Luka umi astiah
Luka umi Astiah | Instagram @makassar_iinfo

Video itu berdurasi rusak lebih selagi 20 ketika pernah marak tersebar di beraneka sosial media , Kerumahtanggaan rekaman itu membayangkan astiah via kerudung serta berpakaian safa di pukul oleh dua wanita dengan cara seling di protes para siswanya.

Astiah menjelaskan, kalau pengeroyokan nang dilewatinya tersebut berasal saat entong mulai orang buruk terjun bertengkar via sesama siswa

�Anaknya kemaren gontok via sesama siswa, Namun ini orang rongsok usah terima. Sebaliknya sudah di damaikan, Menyiah Astiah durasi menyiarkan kasus pengeroyokan nan ditempuh di polsek Somba Opu. Peparu (04/09/2019)�

kepala pondok pesantren SD Zamin pa�bangiang Nurjannah menyembah kalau pihaknya tidak dapat dengan sepak terjang orang reyot anak didik nang sudah merungkah instruktur tersebut.

Pihak madrasah akan menghadapi perbuatan tegas, manjur atas pelajar ataupun insan tuanya yang menggerompok guru. Kelakuan orangtua nang menggerompok tutor kerumahtanggaan lis kelas, dianggap pernah keterlaluan.

Apalagi kelakuan tersebut ditonton mahasiswa Guru yang bagai umpan pengeroyokan, Astinah mengatakan, satu hari sebelumnya ujang praktisi bertengkar di sekolah.

Kedua mahasiswa itu suah didamaikan. Namun, orang buruk batil seseorang pelajar belum lega alkisah muncul menyerang di sekolah.

Grup Facebook
Suasana madrasah | Facebook Group @komunitas surat surabaya madura community

Link postingan :

Dari postingan  facebook itu suah 13.000 kali di berikan dan mengindra berbagai tanggapan mulai warganet , umumnya merepresentasikan meradang dan salah hati atas penyelenggara mahasiswa yang tutuk selesai Astuti , sebaliknya maksud instruktur (astuti) mulus menerima dan bersedia siswa nang berkelahi.

Beberapa godaan tinjauan :

@Ari Waktu aku dulu tdk terselip yg sugih begini,,,ortu kita bahkan respek seragam guru,jaman sekarng justru sebalikx,,,

@Purwanto Sunguh miris.anak berkelahi monoton temannya.koq yag dihajar gurunya.ortu kebanyakan micin

@RosaBf mirisnya rat kampus kita, anaknya dididik, orang tuannya tuna mendidik, sesungguhnya siapa amat yg harus dididik???

Belakangan ini pijar terlampau sensasi juga perlakuan nan cendala akan instruktur , sebelumnya serta suah sampai mahasiswa nang mencebik widyaiswara dan berahir melalui undangan maaf.

Apa sejahat tersebut kah madrasah watak anda durasi ini ? Perlunya keselarasan dan sinergi semenjak mulai walimurid , widyaiswara serta mahasiswa agar terwujud kampus nang bermutu premium di Indonesia.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published.