Viral! Video Siswi SMP di Kendal Jadi Korban Keroyokan di Stadion Kebondalem

Siswi jadi mangsa keroyokan | Instagram

Sebuah video rusak harum ulang viral di media sosial.

Kali ini dilakukan bersama rombongan cantrik Maktab Sedang Terpenting (SMP).

Dalam film nan viral di supel media itu vi-sual satu orang penuntut SMP dihajar bergantian dengan sebanyak cantrik lainnya.

Diduga kejadian ini terjadi di lingkungan Stadion Penting Kebondalem, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Video nan diunggah sama akun Instagram @kendal.ra berdurasi 55 ketika itu pamer seorang penuntut nan belum diketahui gengsinya jadi topik incaran siswi-siswi lainnya.

Tak cumalah di Instagram, video ini juga merewak menghunjam di WhatsApp group juga dan Facebook.

Secara bertukaran cantrik berjaket hitam ini tetap diserang dan dan dilempari kata-kata kasar.

Tidak hanyalah kata-kata, pelajar melainkan yang tiba sekaligus tersebut dan berdasar lucah lewat memepah korban.

Korban yang masa itu cuma sendiri cuma piawai tersengut-sengut tanpa perlawanan.

Awalnya dia merampas ulangan di kepalanya, bahu, kemudian mencapit besar batas jatuh.

Dengan cepat, penuntut berseragam pramuka ini menyentak si gadis berjaket hitam.

Ketika umpan telah terjatuh, dia ulang di umpat diikuti sama cercaan teman-teman lainnya.

�Kowe loyor tiada pada ke bondon kepiye? (Kamu tak sama koja pinang muda bagaimana?),� ucap menyimpang satu cantrik internal video itu sambil mengetuk besar korban.

Tanpa bidasan sepatah ujar juga mangsa cumalah sanggup diam.

�Jawab, bales mbak! sejak terhadap sanak ngene, para-para sahih wedi (jawab, membidas mbak! per terhadap Anda serasi ini,jangan takut,� tutur kasar permata selain sekali lalu terus mengerawang telingkah jangan harum tersebut.

?�Kowe kamitua orak setimbang permanen goblok! (Kamu patriark jangan solid, bodoh),� seru kasar batu mulia selisihnya terhadap penghabisan video.

Belum eksplisit apa yang-yang persiteruan serangkai cantrik SMP ini, lamun videonya pernah membetot renungan Jabatan Pendidikan serta Peradaban Kendal.

Plt Besar Lembaga Pendidikan dan Peradaban kendal, Wangsit Yusuf menyatakan jika pihaknya tengah tetap menyelidikan julukan dan sumber sekolah para pekerja dan mangsa keroyokan tersebut.

Sejauh ini pihak Lembaga Pendidikan juga Kultur Kendal suah memetik beberapa term siswi.

Berdasrkan hasil penyelidikan sementara, siswi-siswi itu tidak berdasar sejak maktab nang sama.

Sisiwi yang melantaskan pengeroyokan diketahui suah pindah-pindah maktab lantaran perilakunya yang dinilai tuna baik.

Atas skandal ini, sisi Jabatan Pendidikan atas segera menyingkirkannya serta melantaskan pembimbingan.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published.